Minggu, 14 Oktober 2012

Satu Janji Satu Hati

Ku lantunkan nada
Ku lantunkan cerita
Cerita indah tentang kita
Yang dulu pernah ada
Aku dan kamu dalam dekapan asmara
Yang selalu mengisi hari-hari yang hampa

Indah dalam satu
Satu ucapan yang abadi
Mengikat antara kita
Hingga batin bicara
Dirimu abadi di hati kecil ini

Metode Garis Lurus (Straight line Method)


Hai guys, kembali lagi kita buat bahas tentang aktiva tetap setelah ada selingan puisi.. hehehe .. kan bosen juga kalau gak ada selingannya..
Metode garis lurus itu sering dipakai loh guys, tahu gak kenapa? karena besarnya penyusutan setiap periode sama. Kesimpulannya metode ini yang paling mudah (menurut author loh itu)
Rumus untuk menghitung penyusutan ini adalah:
Beban Penyusutan = HP-NS
                                 UE
HP       = Harga Perolehan
NS       = Nilai Sisa / Residu
UE       = Umur Ekonomis
Contoh:
Harga perolehan sebuah mesin Rp. 32.000.000,-
Umur ekonomis mesin tersebut ditaksir 5 tahun, dan nilai sisa ditaksir Rp. 8.000.000,-
Hitunglah:
a.    Beban penyusutan setiap tahun
b.    Tarif penyusutan setiap tahun
Jawab:
a.      Besarnya beban penyusutan setiap tahun= Rp. 32.000.000 – Rp. 8.000.000
5
               = Rp 4.800.000,-
b.     Tarif penyusutan tiap tahun
                        
a.      Tarif penyusutan tiap tahun
                   4.800.000         
=                                              x 100% = 20%
     32.000.000 – 8.000.000

Revolusi Hati


Saat sepi datang menghampiriku
yang ku dengar hanyalah dedaunan yang bergemerisik
dan para reretihan api
            Tatkala senja mulai bergelayut
            ku masih duduk termenung
            desah angin mulai menari-nari menghempas tubuhku
            intuisi-intuisi indah yang pernah ada
            kini hanyalah sejengkal kejengkelan
Tak bermakna!!!!
entah mengapa?!
revolusi telah mengangkat hatiku
dan rotasi mulai bergema
            Patahan-patahan yang pernah ada disekat hati ini mulai terhapus
            terhapus oleh lantunan-lantunanmu
            sosok yang pernah ada diceruk hati ini telah kembali
            kembali tuk mengisi ruang baru
            entah dimana?!
            sosok itu terus bergaung

Penyusutan Aktiva Tetap


Guys, aktiva tetap itu umur ekonomisnya terbatas loh. Sebagai contoh: gedung lama-kelamaan akan rusak terus gak bisa dipakai lagi deh. Begitu juga dengan kendaraan dan mesin. Karena itu harga perolehan aktiva harus dialokasikan sebagai beban periode-periode yang tercakup dalam umur ekonomi aktiva tetap yang bersangkutan. Jumlah yang dialokasikan sebagai beban periode berjalan disebut penyusutan.
1.   Faktor-faktor yang menentukan besarnya penyusutan
Ada 3 (tiga) faktor loh guys yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan besarnya penyusutan aktiva tetap, apa aja ya itu??
a.   Harga Perolehan (cost)
= Semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan aktiva tetap sehingga siap dipakai dalam kegiatan normal perusahaan.
b.  Nilai Sisa
=Jumlah atau nilai yang diperkirakan akan dapat diterima bila aktiva yang bersangkutan dijual atau ditukarkan ketika aktiva tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi secara ekonomis.
c.   Taksiran umur kegunaan
=Taksiran umur kegunaan suatu aktiva dipengaruhi oleh cara pemeliharaan dan kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dianut dalam reparasi. Taksiran umur ini bisa dinyatakan dalam satuan periode waktu, satuan hasil produksi, atau satuan jam kerjanya.
2.  Metode Penyusutan Aktiva Tetap
Beberapa cara atau metode penyusutan aktiva tetap:
a.   Metode Garis Lurus (Straight line method)
b.  Metode Saldo Menurun, ada 2 cara:
v Metode jumlah angka tahun (Sum of the years digits method)
v Metode tarif tetap atas nilai buku (double dichining balance method)
c.    Metode Satuan Hasil Produksi, ditentukan menurut:
v Metode hasil produksi (Productive output method)
v Metode jam kerja (Service house method)

Contoh Soal Pengeluaran Modal dan Pengeluaran Pendapatan


1.   Pengeluaran Modal (Capital Expenditures)
Dikeluarkan biaya perbaikan gedung Rp. 20.000.000,-
Buatlah jurnalnya, jika dengan perbaikan tersebut:
a.   Memperpanjang umur ekonomis
b.  Hanya menambah nilai aktiva, tetapi tidak memperpanjang umur ekonomis.

Jawab:
a.   Jika perbaikan memperpanjang umur ekonomis, berarti akumulasi penyusutan yang sudah dicatat terlalu besar, maka biaya perbaikan tersebut dicatat sebagai pengurangan akumulasi penyusutan yang sudah terjadi.
Jurnalnya:
Akumulasi penyusutan gedung           Rp. 20.000.000,-
   Kas                                                                                   Rp. 20.000.000,-

b.    Jika biaya perbaikan hanya menambah nilai aktiva, tetapi tidak memperpanjang umur ekonomis, maka biaya tersebut dicatat disebelah debet aktiva yang bersangkutan, sebagai penambah nilai aktiva.
Jurnalnya:
Gedung                                          Rp. 20.000.000,-
Kas                                                                                        Rp. 20.000.000,-


2.  Pengeluaran Pendapatan (Revenue Expenditures)
Dikeluarkan biaya pengecatan gedung Rp. 1.950.000,-
Pengeluaran biaya tersebut dicatat sebagai pengeluaran pendapatan.
Jurnalnya:
Biaya pemeliharaan gedung                    Rp. 1.950.000,-
       Kas                                                                                        Rp. 1.950.000,-