Saat sepi datang menghampiriku
yang ku dengar hanyalah dedaunan yang bergemerisik
dan para reretihan api
Tatkala senja mulai
bergelayut
ku masih duduk
termenung
desah angin mulai
menari-nari menghempas tubuhku
intuisi-intuisi indah
yang pernah ada
kini hanyalah sejengkal
kejengkelan
Tak bermakna!!!!
entah mengapa?!
revolusi telah mengangkat hatiku
dan rotasi mulai bergema
Patahan-patahan yang
pernah ada disekat hati ini mulai terhapus
terhapus oleh
lantunan-lantunanmu
sosok yang pernah ada
diceruk hati ini telah kembali
kembali tuk mengisi
ruang baru
entah dimana?!
sosok itu terus
bergaung



0 komentar:
Posting Komentar