Hai guys, kembali lagi kita buat bahas tentang aktiva tetap setelah ada
selingan puisi.. hehehe .. kan bosen juga kalau gak ada
selingannya..
Metode garis lurus itu sering dipakai loh guys, tahu gak kenapa? karena
besarnya penyusutan setiap periode sama. Kesimpulannya metode ini yang paling
mudah (menurut author loh itu)
Rumus untuk menghitung penyusutan ini adalah:
Beban Penyusutan = HP-NS
UE
UE
HP = Harga Perolehan
NS = Nilai Sisa / Residu
UE = Umur Ekonomis
NS = Nilai Sisa / Residu
UE = Umur Ekonomis
Contoh:
Harga perolehan sebuah mesin Rp. 32.000.000,-
Umur ekonomis mesin tersebut ditaksir 5 tahun, dan nilai sisa ditaksir Rp. 8.000.000,-
Umur ekonomis mesin tersebut ditaksir 5 tahun, dan nilai sisa ditaksir Rp. 8.000.000,-
Hitunglah:
a.
Beban penyusutan setiap tahun
b.
Tarif penyusutan setiap tahun
Jawab:
a.
Besarnya beban penyusutan setiap tahun= Rp.
32.000.000 – Rp. 8.000.000
5
=
Rp 4.800.000,-
b.
Tarif penyusutan tiap tahun
a.
Tarif penyusutan tiap tahun
4.800.000
=
x
100% = 20%
32.000.000 – 8.000.000



0 komentar:
Posting Komentar